Pudak, Perjalanan Menembus Hujan

Participant                                        : Galy, Meitika, Tiko, Nyop, Lia, Poppy

Sudah menjadi tradisi bagi travellers untuk tidak melewatkan satu pun moment liburan untuk berpetualang. Tak terkecuali libur Ramadhan tahun ini. Jika libur Ramadhan kemarin kami mengeksplorasi Candi Sawentar, maka pada Ramadan kali ini kami mencoba mengeksplorasi Pantai Pudak. Pantai Pudak terletak di Dusun Banyu Urip, Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Ini adalah kunjungan kali pertama kami ke Pantai Pudak. Sebelumnya kami sudah sering mendengar tentang keindahan pantai ini dari perbincangan-perbincangan di dunia maya. Pada kesempatan ini kami akan membuktikannya sendiri.

Petualangan menuju Pantai Pudak sebenarnya sudah sejak lama kami rencanakan, dan hari pemberangkatan juga sudah kami tentukan sebelumnya, yakni Senin 06 September 2010. Nahasnya pada hari itu cuaca di wilayah Blitar kurang bersahabat. Dalam perjalanan kami sempat beberapa kali diguyur hujan. Namun karena memang NEKAT, kami tetap melanjutkan perjalanan.

Untuk menuju Pantai Pudak kami harus melaui rute Blitar-Lodoyo(Sutojayan), dan dilanjutkan dengan rute menuju Ngeni. Keterangan lebih lanjut mengenai rute menuju Pantai Pudak dapat dilihat pada halaman ”Rute dan Informasi.” Perjalanan kami sedikit terhambat ketika memasuki kawasan Ngeni. Kontur pegunungan yang terjal serta kondisi jalan yang rusak menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam perjalanan ini. Tapi kami tetap melaju dan menghadapi semua tantangan yang ada, karena memang inilah satu-satunya rute menuju Pantai Pudak. Dengan tetap setia menyusuri jalan beraspal, akhirnya kami sampai di Gunung Nyamil. Dari Gunung Nyamil jarak menuju Pantai Pudak kurang lebih tinggal 4 km lagi.

Karena baru saja diguyur hujan semalaman, jalanan yang kami lalui semakin sulit saja, dan semakin tidak mungkin untuk melanjutkan perjalanan dengan kendaraan bermotor. Kami terpaksa menitipkan kendaraan pada penduduk sekitar, kemudian melanjutkan 2 km perjalanan yang terjal dan licin dengan berjalan kaki.

Rupanya cuaca yang tak bersahabat justru membantu kami dalam perjalanan ini. Dapat diperkirakan jika saat itu cuaca cerah, maka perjalanan akan berlangsung di bawah teriknya sinar matahari. Sebab, lahan di sekitar Pantai Pudak gundul. Tak ada pepohonan, yang ada hanyalah semak belukar dan tanaman pertanian.

800 meter dari pantai kami harus berjibaku dengan semak belukar yang rimbun. Setelah berhasil menerobos semak-semak dan menginjak-injak ladang penduduk akhirnya kami sampai juga di Pantai Pudak. Dan kesan pertama kami adalah.. MANTAB!! Meski tidak terlalu luas, Pantai Pudak cukup menawan. Pemandangan yang disuguhkan pantai ini sungguh sayang jika di lewatkan, terutama sebuah pulau kecil yang berada di muka pantai. Dan jika menyusuri pantai ke arah timur maka akan nampak tebing-tebing yang indah di bagian barat pantai.

Air laut di Pantai Pudak sangat jernih, dalam kondisi pasang kami masih dapat melihat dasar pantai yang tertutup air. Pasir pantainya juga sangat putih. Pasir pantainya tetap bersinar meski kondisi cuaca sedang tidak cerah.

Seperti tulisan-tulisan sebelumnya, kami rasa ga’ afdol kalo kami terlalu panjang lebar bercerita. Famous last word.. Selamat menikmati… (maaf jika foto-fotonya kurang menarik)

Cerita kocak dari sudut pandang berbeda : http://celciusjuusan.blogspot.com/2010/09/perjalanan-maut-ke-pantai-pudhak-blitar.html

Pantai Pudak Saat Cerah

Tulisan-tulisan terkait pantai-pantai lain di Desa Ngadipuro:

——————————————————————————————————————————————-

Writer : Galy Hardyta

Revisi terakhir : –

About these ads

Perihal travellers2009
~tentang persahabatan dan wisata seputar Blitar~ klick beranda untuk melihat daftar obyek wisata di Blitar dan sekitarnya.

6 Responses to Pudak, Perjalanan Menembus Hujan

  1. Rezha mengatakan:

    mantaaaabbb brooww
    aqu ya pernah ke situ dulu

  2. salut pada kalian anak muda generasi penerus peng-explorasi wisata alam yg belum tereplorasi secara luas, sometime kita dapat lah bertemu berbagi pengalaman ttg petualangan kita masing2

  3. amad mengatakan:

    terima kasih gan atas postinganya…. kalau mau kesana lagi mapir ke rumah ane. dekat sama situ. oy saya kasih tau lagi nih.. sebenarnya di sebelah barat pantai pudak ada pantai lagi yang gak kalah menariknya bahkan lebih seru dan indah… namanya pantai jebring… saya sendiri juga belum sempat posting tentang pantai2 di sekitar rumah saya….. salam….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 389 pengikut lainnya.